Kabar Baik!

✞

KABAR BAIK UNTUK ANDA

Ada Rencana Allah yang Indah Bagi Hidup Anda

1Rencana Allah untuk Anda

Allah tidak menciptakan Anda secara kebetulan. Sejak sebelum Anda lahir, Ia sudah merancang masa depan yang indah bagi hidup Anda — rancangan penuh damai sejahtera dan harapan.

“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.”

— Yeremia 29:11

Inilah janji Allah: bukan rancangan kecelakaan, bukan kutuk — melainkan rancangan damai dan harapan. Lalu mengapa rencana indah itu seolah tidak terwujud dalam banyak hidup manusia?


2Dosa Menghalangi Rencana Allah

Ada satu hal yang memisahkan kita dari Allah dan menghalangi rencana-Nya terwujud dalam hidup kita: DOSA. Bukan nasib buruk, bukan kutuk leluhur — melainkan dosa kita sendiri.

“…tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.”

— Yesaya 59:2

“Kesalahanmu menghalangi semuanya ini, dan dosamu menghambat yang baik dari padamu.”

— Yeremia 5:25

“Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,”

— Roma 3:23

Perhatikan kata “semua” — tidak ada pengecualian. Dan akibatnya sungguh serius:

“Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.”

— Roma 6:23

Upah dosa adalah maut — bukan sekadar kematian fisik, tetapi Kematian Kekal. Karena dosa, kita semua berada di bawah kutuk kematian ini.


3Usaha Manusia Tidak Dapat Menyelamatkan

Mungkin Anda berpikir: “Saya sudah cukup baik. Saya rajin beribadah, berbuat kebaikan, menjaga moral.” Allah sendiri menjawab pikiran ini dengan tegas:

“Aku akan menyebutkan kesalehanmu dan segala perbuatanmu, tetapi semuanya itu tidak akan berguna bagimu.”

— Yesaya 57:12

“Demikianlah kami sekalian seperti seorang najis dan segala kesalehan kami seperti kain kotor;”

— Yesaya 64:6a

Kesalehan terbaik manusia — di hadapan Allah yang Mahakudus — tetaplah tidaklah dapat membebaskkan kita dari kutuk kematian. Kita memerlukan pribadi yang yang dapat membebaskan kita dari kutuk kematian ini:

“Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.”

— Yesaya 55:8-9


4Allah Sendiri yang Bertindak: Kematian Kristus

Ketika kita tidak sanggup naik kepada Allah, Allah sendiri berinisiatif untuk menyelamatkan kita.

“Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.”

— Roma 5:8

Perhatikan: “ketika kita masih berdosa” — bukan ketika kita sudah baik atau sudah layak. Allah mengasihi kita justru pada saat kita paling tidak layak untuk dikasihi. Inilah kasih yang sejati.

Allah telah mengutus Yesus Kristus untuk menanggung kutuk hukuman dosa yang seharusnya kita terima.

“Kristus telah menebus kita dari kutuk,…dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: “Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!”

— Galatia 3:13

Yesus telah mengambil kutuk kita dengan mengurbankan diri-Nya. Yesus disalibkan, mati, dikuburkan — lalu bangkit pada hari ketiga. Kebangkitan-Nya adalah bukti bahwa pengurbanan-Nya telah selesai dengan sempurna. Kebangkitan-Nya adalah bukti bahwa kutuk kematian kekal telah dipatahkan. Dan sekarang Ia HIDUP karena Ia adalah TUHAN.


5Respons Anda: Mengaku dan Percaya

Pembebasan dari kutuk inilah yang menjadi keselamatan bagi seluruh umat manusia. Keselamatan ini akan diterima jika Anda menerima Yesus Kristus dengan iman,

“Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.”

— Roma 10:9-10

Yohanes Pembaptis menegaskan hal yang sama dengan sangat sederhana:

“Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu.”

— Markus 1:4

Ada dua hal yang tidak terpisahkan:

①

Percaya dalam hatiPercayalah sungguh-sungguh bahwa Yesus mati untuk dosa Anda dan Allah membangkitkan Dia dari antara orang mati. Ini bukan sekadar setuju secara intelektual, melainkan mempercayakan seluruh hidup Anda kepada-Nya.

②

Mengaku dengan mulutNyatakan dengan lisan bahwa Yesus adalah Tuhan atas hidup Anda. Pengakuan ini adalah kesaksian iman Anda — kepada Allah, kepada diri sendiri, dan kepada orang lain.

6Pengampunan yang Sempurna dan Kekal

Jika Anda datang kepada Yesus dengan pertobatan dan iman, inilah yang Allah janjikan kepada Anda,

“Inilah perjanjian yang akan Kuadakan dengan mereka sesudah waktu itu,” Ia berfirman pula: “Aku akan menaruh hukum-Ku di dalam hati mereka dan menuliskannya dalam akal budi mereka, dan Aku tidak lagi mengingat dosa-dosa dan kesalahan mereka.”

— Ibrani 10:16-17

“Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.”

— Roma 8:1

“Tidak ada penghukuman” — bukan “dihukum lebih ringan”. TIDAK ADA penghukuman. Dosa Anda sudah dibayar lunas oleh darah Kristus, dan Allah berjanji: Ia tidak lagi mengingat dosa-dosa Anda. Dosa-dosa Anda tidak akan diperhitungkan lagi pada hari Penghakiman.

Ini juga berarti rencana Allah di awal — rancangan damai sejahtera dan hari depan penuh harapan — kini terbuka kembali bagi Anda yang telah menerima Kristus Yesus.


✦   DOA MENERIMA YESUS   ✦

Apakah Anda ingin menerima pembebasan dari kutuk dan pengampunan yang sempurna itu sekarang? Anda dapat berdoa dengan kata-kata seperti ini — berikut adalah contoh doa menerima Yesus, ketulusan hati Anda akan dijawab Allah,

Bapa di surga, aku mengakui bahwa aku adalah orang berdosa. Dosaku telah memisahkan aku dari-Mu dan menghalangi rencana-Mu dalam hidupku. Aku percaya bahwa Yesus Kristus mati di kayu salib untuk menanggung kutuk dosaku, dan aku percaya bahwa Engkau telah membangkitkan Dia dari antara orang mati. Sekarang aku mengaku dengan mulutku, Yesus adalah Tuhanku. dan Aku bersyukur menerima pengampunan-Mu yang sempurna. Terima kasih karena tidak ada lagi penghukuman bagiku di dalam Kristus Yesus. Pimpin hidupku mulai saat ini sesuai dengan rancangan-Mu. Amin.

✓Langkah Selanjutnya

Apakah Anda telah berdoa menerima Yesus? Jika Anda baru saja berdoa dengan sungguh-sungguh, Selamat datang dalam keluarga Allah! sebuah keluarga dari orang-orang yang telah diampuni. Lakukan hal-hal berikut,

1

Baca Alkitab setiap hariMulailah dari Injil Matius. Firman Allah adalah sumber pertumbuhan rohani Anda. Anda dapat mendownload Alkitab di Google Play atau Play Store dan membacanya setiap hari, tidak ada kewajiban untuk menghafal seluruh Alkitab, Jika Anda ingin menghafal Alkitab, hafalkanlah ayat-ayat yang menolong Anda dan menguatkan iman Anda! mudah bukan.

2

Berdoa setiap hariBangunlah hubungan pribadi dengan Allah melalui doa — bicaralah kepada-Nya dengan bahasa dan kata-kata Anda sendiri, Ia sangat memahami Anda.

3

Bergabunglah dengan gereja yang sehatAnda membutuhkan komunitas orang percaya yang sudah mengalami pengampunan Allah agar dapat bertumbuh dalam iman dan saling menguatkan.

4

Ikuti baptisanBaptisan adalah langkah ketaatan pertama dan kesaksian publik iman Anda kepada Kristus.

Pdt. D. Horatius Herman, M.Th.

“…Aku tidak lagi mengingat dosa-dosa dan kesalahan mereka.” — Ibrani 10:17