Sekolah Tinggi Teologi Kalimantan

xpb1-07

STT Kalimantan
S1 Teologi & S1 Pendidikan Agama Kristen

Eksposisi Perjanjian Baru 1

Matius · Markus · Lukas · Yohanes · Kisah Para Rasul
PERTEMUAN 7
Analisis Mendalam – Kisah Para Rasul (2/2): Paulus & Misi Gentil

Kembali ke Silabus

📌 Topik Pertemuan
Perjalanan Misi Paulus hingga Tiba di Roma: Ketahanan dalam Penganiayaan dan Kerajaan yang Tidak Terhalang
📖 Perikop Fokus
Kisah 13–14 (Misi Pertama) — 75 menit
Kisah 19:23–28; 27–28 (Efesus, Pelayaran, dan Roma) — 75 menit
🧭 Posisi dalam Kurikulum

Pertemuan ini melanjutkan Pertemuan 6, yang dibuka dengan pengharapan sisa Israel sebagai Sitz im Leben (Kis. 1:6) dan ditutup dengan Petrus, Kornelius, dan Konsili Yerusalem, dalam kerangka Pertemuan 4. Mahasiswa diharapkan membawa tesis Pertemuan 6 (gereja dimulai dari sisa Israel, bangsa-bangsa ditambahkan) untuk membaca Kis. 13 dan 28, sampai pengharapan itu digemakan kembali oleh Paulus di 28:20.

I. Kerangka: Dari Petrus ke Paulus ▾

Pertemuan 6 berakhir dengan Amos 9 di Kis. 15:16–17: sisa Israel dipulihkan, sehingga bangsa-bangsa mencari Tuhan. Bagian “Misi Paulus” (pasal 13–28) dalam kerangka Pertemuan 4 mengikuti gerak itu dari Antiokhia hingga Roma.1

Antiokhia (pasal 13–14) — Roh mengutus; jemaat yang sudah ada mengutus dua utusan.
Efesus (pasal 19) — Injil berbenturan dengan kepentingan ekonomi dan ibadah kota Asia.
Roma (pasal 27–28) — Paulus tiba di pusat kekaisaran; Kis. 1:8 tergenapi secara geografis.

Benang Kerajaan Allah (14:22; 19:8; 20:25; 28:23, 31) mengikat ketiganya. Sebagian pihak memandang Kis. 13 sebagai titik awal gereja (pandangan 5, Pertemuan 6); di sini ia dibaca sebagai tahap dalam tesis “sisa Israel”: jemaat yang sudah ada mengutus, bukan gereja yang baru lahir.

II. Eksegesis Kisah 13–14 – Perjalanan Misi Pertama ▾

A. Pengutusan dari Antiokhia (13:1–3)

Jemaat Antiokhia (11:26) memiliki nabi dan pengajar dari latar beragam: Barnabas, Simeon Niger, Lukius dari Kirene, Manaen, dan Saulus. Saat mereka beribadah dan berpuasa, Roh Kudus berfirman: “Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku.” Gereja mengutus atas perintah Roh; inisiatifnya ada pada Allah.

B. Antiokhia Pisidia (13:13–52)

Khotbah di sinagoga menelusuri sejarah Israel sampai Daud, lalu kepada Yesus dan kebangkitan-Nya (13:16–41), dengan pembenaran melalui Yesus (13:38–39). Banyak orang Yahudi dan proselit mengikuti (13:43); pada Sabat berikutnya, kecemburuan muncul (13:45).

Sorotan Eksegetis: Kisah 13:46–47 — “Kami Berpaling kepada Bangsa-bangsa”

TB: “Kepada kamulah firman Allah harus diberitakan lebih dahulu; tetapi kamu menolaknya … maka kami berpaling kepada bangsa-bangsa lain.”

SBLGNT (Kis. 13:46): ὑμῖν ἦν ἀναγκαῖον πρῶτον λαληθῆναι τὸν λόγον τοῦ θεοῦ· ἐπειδὴ ἀπωθεῖσθε αὐτὸν … ἰδοὺ στρεφόμεθα εἰς τὰ ἔθνη.

Ayat 47 mengutip Yes. 49:6: Paulus dan Barnabas menjalankan tugas Hamba Tuhan sebagai “terang bagi bangsa-bangsa.” Ada dua pembacaan atas “berpaling”:

Titik final (sebagian penafsir): ayat ini menandai penolakan Israel dan pembukaan pintu bagi bangsa-bangsa.
Pola berulang (Jervell dan lainnya): pengulangan di 18:6 dan 28:24–28, serta kebiasaan Paulus memasuki sinagoga di tiap kota (14:1; 17:2; 18:4; 19:8), menunjukkan penolakan bersifat lokal. Israel “terbelah”: yang bertobat adalah Israel yang dipulihkan, dan bangsa-bangsa ditambahkan.2

C. Listra dan Derbe (14:8–28)

Setelah penyembuhan orang lumpuh, penduduk menyebut Paulus dan Barnabas dewa-dewa (14:11–13). Kepada pendengar penyembah berhala, Paulus tidak mengutip Perjanjian Lama tetapi bertolak dari Allah pencipta (14:15–17)—berbeda dari khotbah di sinagoga. Paulus dilempari batu, lalu bangkit dan kembali (14:19–20), dan berpesan: “Kita harus mengalami banyak sengsara untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah” (14:22). Mereka mengangkat penatua (14:23) dan melapor bahwa Allah “membuka pintu iman bagi bangsa-bangsa lain” (14:27).

III. Eksegesis Kisah 19:23–28 – Kerusuhan di Efesus ▾
Konteks Paulus tinggal sekitar dua sampai tiga tahun di Efesus (19:8–10; 20:31); firman Tuhan “makin tersebar” (19:20).
“Jalan Ini” (ἡ ὁδός, 19:23) Sebutan bagi para pengikut Yesus, yang telah kita jumpai dalam motif “jalan” di Pertemuan 3 dan 5 (bdk. 9:2; 24:14).
Demetrius (19:24–27) Tukang perak yang membuat kuil-kuil kecil Artemis. Motifnya ekonomi dan agama: penghasilan terancam dan kemuliaan Artemis “akan dianggap remeh.” Pernyataan “allah buatan tangan manusia bukan allah” (19:26) menyentuh keduanya.
Kerusuhan dan Panitera Kota (19:28–41) Massa berseru “Besarlah Artemis!”; panitera kota menenangkan dan menyatakan Paulus dan rekan-rekannya tidak bersalah. Pola ini muncul berulang di Kisah dan mendukung tujuan apologetik Lukas bagi Teofilus (Pertemuan 4).

Tema: penganiayaan tidak selalu berasal dari kalangan Yahudi; tekanan dapat datang ketika Injil menyentuh ekonomi dan ibadah kota.

IV. Eksegesis Kisah 27–28 – Pelayaran dan Paulus di Roma ▾

A. Pelayaran (27:1–28:16)

Rangkaian ini adalah bagian “kami” yang terakhir (Pertemuan 4). Pembacaan kesaksian mata (Hemer) dan pembacaan konvensi kisah pelayaran laut (Robbins) sama-sama tersedia.34 Beberapa penanda teologis penting:

27:23–24 Malaikat menegaskan “engkau harus menghadap Kaisar” (δεῖ, bdk. 19:21; 23:11): keselamatan Paulus adalah bagian rencana Allah.
27:33–36 Di tengah kapal yang hampir karam, Paulus mengambil roti, mengucap syukur, dan makan di depan semua orang; sebagian pembaca melihat gema Luk. 22:19 dan 24:30.
28:1–10 Di Malta, ular berbisa dan penyembuhan-penyembuhan; Paulus dihormati tetapi tidak diselamatkan oleh pujian manusia.
28:14 “Demikianlah kami tiba di Roma”—Kis. 1:8 tergenapi secara geografis.

B. Roma (28:17–31)

Sorotan Eksegetis: Kisah 28:20 — “Pengharapan Israel”

TB: “Karena pengharapan Israel-lah aku dibelenggu dengan rantai ini.”

SBLGNT (Kis. 28:20): ἕνεκεν γὰρ τῆς ἐλπίδος τοῦ Ἰσραὴλ τὴν ἅλυσιν ταύτην περίκειμαι.

Paulus menjelaskan pelayanannya kepada pemimpin Yahudi di Roma sebagai pengharapan Israel—pengharapan yang sama yang menjadi Sitz im Leben pembuka Pertemuan 6 (Kis. 1:6) dan yang disuarakan Simeon dan Hana (Luk. 2:25, 38). Di 28:23–28 ia bersaksi tentang Kerajaan Allah; “ada yang yakin, ada yang tidak” (28:24), lalu mengutip Yes. 6:9–10 dan menyatakan bahwa keselamatan ini dikirim kepada bangsa-bangsa (28:28).

Akhir tawaran bagi Israel (pandangan Kis. 28): 28:28 menutup pelayanan kepada Israel.
Pola sisa (Jervell, Tannehill): 28:24 menunjukkan Israel terbelah, dan 28:30–31 menyebut Paulus menerima “semua orang yang datang” tanpa membedakan. Sisa yang yakin dan bangsa-bangsa berada dalam satu adegan.5

Kitab ditutup dengan Paulus “memberitakan Kerajaan Allah dan mengajarkan hal-hal tentang Tuhan Yesus Kristus dengan penuh keberanian, tanpa rintangan” (28:31, ἀκωλύτως). Ini menjadi inklusio dengan 1:3, dan “dua tahun penuh” (28:30) sejalan dengan penanggalan 62–63 M di Pertemuan 4: kematian Paulus tidak dicatat.

V. Sintesis: Ketahanan Paulus dan Kerajaan yang Tidak Terhalang ▾
Antiokhia Penolakan → Paulus pergi ke kota berikutnya, dan murid-murid “penuh sukacita dan Roh Kudus” (13:52).
Listra Batu → bangkit dan kembali ke kota (14:19–20).
Efesus Kerusuhan → firman terus bertumbuh.
Laut dan Malta Badai dan ular → selamat, karena rencana Allah (27:24).
Roma Rantai → Kerajaan diberitakan “tanpa rintangan.”

Ketahanan Paulus bukan keteguhan pribadi semata. Ia bertumpu pada δεῖ ilahi (23:11; 27:24) dan pada Kerajaan yang tidak dapat dihalangi (28:31). Rangkaian ini mendukung tesis Pertemuan 6: sisa Israel yang percaya dan bangsa-bangsa ditambahkan dalam satu jalan, sampai ke Roma. Pengharapan yang dibawa murid-murid di Kis. 1:6 dan pengharapan yang masih disebut Paulus di 28:20 adalah pengharapan yang sama; yang berubah bukan isinya, melainkan cakupannya—dari “kerajaan bagi Israel” menjadi Kerajaan yang diberitakan “tanpa rintangan” kepada semua orang.

VI. Rencana Tatap Muka (150 Menit) ▾
10 menit Tinjauan Pertemuan 6: Amos 9 di Kis. 15:16–17 dan peran Petrus
35 menit Eksegesis Kis. 13 (pengutusan; sorotan 13:46–47)
30 menit Eksegesis Kis. 14 (Listra dan Derbe)
25 menit Eksegesis Kis. 19:23–28 (kerusuhan di Efesus)
25 menit Eksegesis Kis. 27 (pelayaran dan bagian “kami”)
25 menit Eksegesis Kis. 28 (sorotan 28:20) dan diskusi inklusio 1:3 dan 28:31
VII. Penugasan ▾

Tugas Terstruktur

1. Petakan perjalanan misi pertama (Kis. 13–14): kota, tempat memberitakan, respons, dan penganiayaan. Tandai pola “sinagoga → penolakan → bangsa-bangsa.”

2. Daftarkan delapan kemunculan “Kerajaan” dalam Kisah (1:3, 6; 8:12; 14:22; 19:8; 20:25; 28:23, 31) dan jelaskan fungsi masing-masing.

3. Catat kembali penanda bagian “kami” di 27:1–28:16 dan hubungkan dengan pembahasan Pertemuan 4.

Tugas Mandiri (Pilih Satu)

A1 — S1 Teologi Analisis Kis. 13:46–47 dan Yes. 49:6: siapa yang menjalankan tugas Hamba Tuhan, dan apa artinya bagi hubungan Israel dan bangsa-bangsa?
A2 — S1 Teologi Evaluasi pembacaan 28:28 sebagai akhir tawaran bagi Israel dengan 28:24 dan 28:30–31 sebagai dasar; sertakan sedikitnya dua sumber ilmiah.
B1 — S1 PAK Rancang bahan pemuridan tentang ketahanan iman di tengah tekanan berdasarkan Kis. 14:19–22 dan 27:23–25.
B2 — S1 PAK Susun bahan diskusi pemuda tentang Kis. 19:23–28: bagaimana iman berhadapan dengan tekanan ekonomi dan budaya di sekitar kita?

Catatan Kaki

1 F. F. Bruce, The Book of Acts, New International Commentary on the New Testament, rev. ed. (Grand Rapids: Eerdmans, 1988), 30–33.

2 Jacob Jervell, “The Divided People of God: The Restoration of Israel and Salvation for the Gentiles,” dalam Luke and the People of God: A New Look at Luke–Acts (Minneapolis: Augsburg, 1972), 41–74.

3 Colin J. Hemer, The Book of Acts in the Setting of Hellenistic History, ed. Conrad H. Gempf, WUNT 49 (Tübingen: J. C. B. Mohr, 1989), 312–34.

4 Vernon K. Robbins, “By Land and By Sea: The We-Passages and Ancient Sea Voyages,” dalam Perspectives on Luke-Acts, ed. Charles H. Talbert (Danville, VA: Association of Baptist Professors of Religion, 1978), 215–42.

5 Robert C. Tannehill, The Narrative Unity of Luke–Acts: A Literary Interpretation, vol. 2, The Acts of the Apostles (Minneapolis: Fortress Press, 1990), 339–47.

STT Kalimantan · EKS-2101 Eksposisi Perjanjian Baru 1 · Pertemuan 7 · slug: xpb1-07
Exit mobile version