Sekolah Tinggi Teologi Kalimantan

Manual Mendeley

Manual 2 dari 2
Panduan Lengkap Mendeley
Instalasi dan penggunaan untuk penulisan karya ilmiah dengan Turabian edisi ke-9 (Full Note) dan Ibid.
Perangkat: Mendeley Reference Manager, Mendeley Cite, dan Microsoft Word
Gaya sitasi: Turabian 9th edition (full note)
Bahasa: Indonesia
Versi dokumen: Oktober 2026
👇 Ketuk judul bab untuk membuka, lalu ketuk subbab. Hanya satu bab (dan satu subbab) terbuka pada satu waktu.
▶ Bab 1 — Pengantar dan Alur Kerja
▶ 1.1 Tentang manual ini

Manual ini menuntun Anda memasang dan memakai Mendeley untuk menghasilkan catatan kaki Turabian edisi ke-9 (full note) lengkap dengan Ibid. dan bibliografi di Microsoft Word. Disusun untuk mahasiswa dan penulis karya ilmiah teologi, dengan contoh-contoh yang relevan.

ℹ️ Catatan

Manual ini disusun pada Oktober 2026. Mendeley dikembangkan oleh Elsevier dan antarmukanya dapat berubah. Bila nama menu di perangkat Anda sedikit berbeda dari yang tertulis, cari menu berfungsi serupa dan periksa pusat bantuan resmi Mendeley.

▶ 1.2 Ekosistem Mendeley saat ini
Mendeley Reference Manager
Fungsi:
Aplikasi desktop (dan versi web) untuk mengelola library, PDF, anotasi, dan grup. Pengganti Mendeley Desktop.
Mendeley Cite
Fungsi:
Add-in Microsoft Word untuk menyisipkan sitasi dan bibliografi.
Mendeley Web Importer
Fungsi:
Ekstensi peramban untuk menyimpan referensi dari halaman web.
⚠️ Perhatian

Mendeley Desktop versi lama sudah dihentikan dukungannya (2022). Jangan mengunduh pemasang lama dari situs pihak ketiga. Pakai Mendeley Reference Manager + Mendeley Cite, yang diunduh dari situs resmi Mendeley.

▶ 1.3 Alur kerja ringkas
  1. Buat akun Mendeley dan instal Reference Manager, Web Importer, serta Mendeley Cite (Bab 3).
  2. Pasang gaya Turabian 9 (full note) pada Mendeley Cite (Bab 4).
  3. Kumpulkan referensi dan rapikan datanya (Bab 5 dan 6).
  4. Tulis di Word: sisipkan sitasi sebagai catatan kaki dan buat bibliografi (Bab 7).
  5. Uji Ibid. dan periksa dengan daftar periksa (Bab 8 dan 9).
▶ 1.4 Hal yang perlu diketahui sebelum memilih Mendeley

Mendeley cocok bila Anda sudah memakainya atau kampus menyediakannya. Namun ada beberapa pertimbangan jujur untuk penulis teologi Indonesia:

  • Mendeley Cite hanya untuk Microsoft Word (Windows/macOS/Word daring); dukungan pengolah kata lain terbatas.
  • Pengaturan bahasa tiap item (penting agar judul Indonesia tidak diubah kapitalnya) dan opsi penyuntingan sitasi tidak selengkap Zotero. Periksa Bab 6.4.
  • Penyimpanan gratis terbatas dan data berada pada layanan Elsevier.
  • Hasil format bergantung pada berkas CSL yang dipakai; jika Ibid. tidak muncul pada gaya yang tersedia, lihat Bab 8.2.
💡 Tips

Pustaka referensi Anda tidak terkunci: Mendeley dapat mengekspor RIS/BibTeX, dan Zotero dapat mengimpornya (dan sebaliknya). Jika kelak perlu pindah, Anda tidak kehilangan data.

▶ Bab 2 — Memahami Turabian Edisi ke-9 (Full Note) dan Ibid.
▶ 2.1 Apa yang dimaksud “Turabian 9 Full Note”

A Manual for Writers of Research Papers, Theses, and Dissertations karya Kate L. Turabian (edisi ke-9, 2018) disusun berdasarkan The Chicago Manual of Style edisi ke-17 dan lazim dipakai di sekolah-sekolah teologi. Turabian menyediakan dua sistem sitasi. Manual ini memakai sistem catatan kaki–bibliografi (notes–bibliography), yang umum dalam teologi dan humaniora.

Dalam sistem ini ada tiga komponen yang harus konsisten:

  • Catatan kaki pertama (full note) — saat sebuah sumber dikutip pertama kali, seluruh data bibliografisnya ditulis lengkap.
  • Catatan ringkas (shortened note) — pada kutipan berikutnya dari sumber yang sama, cukup nama belakang penulis, judul singkat, dan halaman.
  • Ibid. — singkatan dari ibidem (“di tempat yang sama”), dipakai bila sumber sama dengan catatan tepat di atasnya.
  • Bibliografi — daftar seluruh sumber di akhir tulisan, disusun alfabetis.
ℹ️ Catatan

Turabian 9 dan CMOS 17 sebenarnya menganjurkan nota ringkas dan tidak terlalu menyukai Ibid., tetapi Ibid. masih diperbolehkan. Banyak dosen dan institusi teologi tetap mensyaratkannya, itulah sebabnya manual ini membahasnya secara khusus.

▶ 2.2 Anatomi catatan kaki pertama
Nomor
Aturan:
Angka Arab superskrip di teks, diletakkan setelah tanda baca (kecuali tanda hubung).
Contoh:
¹
Penulis
Aturan:
Nama depan lebih dulu, lalu nama belakang. Dua atau tiga penulis dihubungkan “and” (atau kata penghubung sesuai pedoman kampus).
Contoh:
Larry W. Hurtado
Judul
Aturan:
Dicetak miring; huruf kapital gaya judul (headline style); subjudul setelah titik dua.
Contoh:
Lord Jesus Christ: Devotion to Jesus in Earliest Christianity
Data terbit
Aturan:
Dalam tanda kurung: (Kota: Penerbit, Tahun).
Contoh:
(Grand Rapids: Eerdmans, 2003)
Halaman
Aturan:
Dipisah koma; catatan diakhiri titik.
Contoh:
53.
▶ 2.3 Contoh format menurut jenis sumber
⚠️ Perhatian

Semua contoh di bawah bersifat ilustratif untuk memperlihatkan format. Data bibliografis (tahun, halaman, penerbit) harus selalu dicocokkan dengan sumber aslinya (halaman judul dan halaman hak cipta), bukan dengan contoh ini. Contoh bernama fiktif ditandai “(fiktif)”.

1. Buku satu penulis

Catatan pertama: 1. Larry W. Hurtado, Lord Jesus Christ: Devotion to Jesus in Earliest Christianity (Grand Rapids: Eerdmans, 2003), 53.

Catatan ringkas: 5. Hurtado, Lord Jesus Christ, 60.

Bibliografi: Hurtado, Larry W. Lord Jesus Christ: Devotion to Jesus in Earliest Christianity. Grand Rapids: Eerdmans, 2003.

2. Buku dalam seri (mis. seri tafsir)

Catatan pertama: 2. Richard T. France, The Gospel of Mark, New International Greek Testament Commentary (Grand Rapids: Eerdmans, 2002), 45.

Catatan ringkas: 6. France, Gospel of Mark, 52.

Bibliografi: France, Richard T. The Gospel of Mark. New International Greek Testament Commentary. Grand Rapids: Eerdmans, 2002.

3. Dua penulis

Catatan pertama: 3. Craig L. Blomberg and Jennifer Foutz Markley, A Handbook of New Testament Exegesis (Grand Rapids: Baker Academic, 2010), 12.

Catatan ringkas: 7. Blomberg and Markley, Handbook of New Testament Exegesis, 30.

Bibliografi: Blomberg, Craig L., and Jennifer Foutz Markley. A Handbook of New Testament Exegesis. Grand Rapids: Baker Academic, 2010.

4. Buku terjemahan

Catatan pertama: 4. William Wrede, The Messianic Secret, trans. J. C. G. Greig (Cambridge: James Clarke, 1971), 33.

Catatan ringkas: 8. Wrede, Messianic Secret, 40.

Bibliografi: Wrede, William. The Messianic Secret. Translated by J. C. G. Greig. Cambridge: James Clarke, 1971.

5. Entri/bab dalam buku sunting (kamus, ensiklopedia, bunga rampai)

Catatan pertama: 9. Larry W. Hurtado, “Christology,” in Dictionary of the Later New Testament and Its Developments, ed. Ralph P. Martin and Peter H. Davids (Downers Grove, IL: InterVarsity, 1997), 172.

Catatan ringkas: 10. Hurtado, “Christology,” 175.

Bibliografi: Hurtado, Larry W. “Christology.” In Dictionary of the Later New Testament and Its Developments, edited by Ralph P. Martin and Peter H. Davids, 170–84. Downers Grove, IL: InterVarsity, 1997.

6. Artikel jurnal

Catatan pertama: 11. Larry W. Hurtado, “Pre-70 CE Jewish Opposition to Christ-Devotion,” Journal of Theological Studies 50, no. 1 (1999): 40.

Catatan ringkas: 12. Hurtado, “Pre-70 CE Jewish Opposition,” 42.

Bibliografi: Hurtado, Larry W. “Pre-70 CE Jewish Opposition to Christ-Devotion.” Journal of Theological Studies 50, no. 1 (1999): 35–58.

Catatan: pada catatan kaki hanya halaman yang dirujuk yang ditulis; rentang halaman seluruh artikel hanya muncul di bibliografi.

7. Buku berbahasa Indonesia (fiktif)

Catatan pertama: 13. Yohanes Santoso, Teologi Perjanjian Baru: Sebuah Pengantar (Pontianak: Penerbit Contoh, 2018), 15.

Catatan ringkas: 14. Santoso, Teologi Perjanjian Baru, 20.

Bibliografi: Santoso, Yohanes. Teologi Perjanjian Baru: Sebuah Pengantar. Pontianak: Penerbit Contoh, 2018.

8. Tesis atau disertasi (fiktif)

Catatan pertama: 15. Maria Lestari, “Kristologi dalam Injil Markus: Sebuah Studi Eksegetis” (Tesis M.Th., Sekolah Tinggi Teologi Contoh, 2020), 45.

Catatan ringkas: 16. Lestari, “Kristologi dalam Injil Markus,” 50.

Bibliografi: Lestari, Maria. “Kristologi dalam Injil Markus: Sebuah Studi Eksegetis.” Tesis M.Th., Sekolah Tinggi Teologi Contoh, 2020.

9. Halaman web

Catatan pertama: 17. “Style Repository,” Zotero, accessed October 12, 2026, https://www.zotero.org/styles.

Bibliografi: Zotero. “Style Repository.” Accessed October 12, 2026. https://www.zotero.org/styles.

Catatan: tanggal akses dicantumkan bila halaman tidak memiliki tanggal terbit atau pembaruan.

💡 Tips

Teks Alkitab umumnya ditulis langsung di badan tulisan atau di dalam kurung (mis. Mrk. 1:1), bukan sebagai catatan kaki berisi data buku, dan tidak dimasukkan ke bibliografi. Singkatan nama kitab dan versi (TB, TL, BIS, NIV, NA28) mengikuti pedoman penulisan institusi Anda. Bila Anda membandingkan beberapa terjemahan, sebutkan versi yang dipakai pada kutipan pertama.

ℹ️ Catatan

Istilah Inggris atau Indonesia? Turabian asli memakai singkatan Inggris (ed., trans., vol., accessed). Sebagian institusi teologi di Indonesia meminta padanan Indonesia (mis. peny., terj., jil., diakses). Perangkat lunak akan menghasilkan istilah Inggris bila bahasa dokumen diatur ke English; jika kampus Anda meminta istilah Indonesia, tanyakan pedoman resmi dan sesuaikan pada tahap akhir.

▶ 2.4 Aturan Ibid. langkah demi langkah
  • Tulis “Ibid.” dengan huruf kapital di awal, diakhiri titik, tidak dimiringkan.
  • “Ibid.” saja berarti sumber dan halaman sama dengan catatan tepat di atasnya.
  • “Ibid., 47.” berarti sumber sama, tetapi halaman berbeda.
  • Ibid. hanya merujuk ke catatan tepat di atasnya. Bila ada catatan lain di antaranya, pakai catatan ringkas.
  • Ibid. hanya boleh dipakai bila catatan sebelumnya memuat satu sumber saja. Jika catatan sebelumnya mengutip dua sumber (dipisah titik koma), jangan pakai Ibid.
  • Karena Ibid. bergantung pada urutan, jangan mengetiknya manual. Biarkan perangkat lunak menghitungnya ulang setiap kali Anda menambah, menghapus, atau memindahkan catatan kaki.
▶ 2.5 Simulasi urutan catatan kaki

Tabel berikut memperlihatkan bagaimana urutan catatan kaki akan tampak bila Ibid. aktif.

Catatan kaki no. 1
Isi catatan kaki:
Richard T. France, The Gospel of Mark, New International Greek Testament Commentary (Grand Rapids: Eerdmans, 2002), 45.
Mengapa demikian:
Kutipan pertama dari France: ditulis lengkap.
Catatan kaki no. 2
Isi catatan kaki:
Ibid., 47.
Mengapa demikian:
Sumber sama dengan no. 1, halaman berbeda.
Catatan kaki no. 3
Isi catatan kaki:
Larry W. Hurtado, Lord Jesus Christ: Devotion to Jesus in Earliest Christianity (Grand Rapids: Eerdmans, 2003), 100.
Mengapa demikian:
Kutipan pertama dari Hurtado: ditulis lengkap.
Catatan kaki no. 4
Isi catatan kaki:
France, Gospel of Mark, 52.
Mengapa demikian:
France muncul lagi, tetapi bukan catatan tepat sebelumnya, jadi memakai nota ringkas.
Catatan kaki no. 5
Isi catatan kaki:
Ibid., 55.
Mengapa demikian:
Sumber sama dengan no. 4 (France).
Catatan kaki no. 6
Isi catatan kaki:
Ibid.
Mengapa demikian:
Sumber dan halaman sama dengan no. 5.
Catatan kaki no. 7
Isi catatan kaki:
Hurtado, Lord Jesus Christ, 60.
Mengapa demikian:
Hurtado muncul lagi setelah France: nota ringkas.
▶ 2.6 Aturan bibliografi
  • Judul bagian (“Bibliografi” atau “Daftar Pustaka”, sesuai pedoman kampus) diketik manual.
  • Urutan alfabetis menurut nama belakang penulis pertama.
  • Hanya penulis pertama yang dibalik (Belakang, Depan); penulis kedua dan seterusnya ditulis dengan urutan biasa.
  • Unsur dipisahkan titik (bukan koma atau kurung): Penulis. Judul. Kota: Penerbit, Tahun.
  • Baris kedua dan seterusnya menjorok (hanging indent, sekitar 1,27 cm).
  • Bila sebuah gaya mengganti nama penulis yang berulang dengan garis tiga em (———), itu sah menurut Chicago/Turabian.
  • Teks Alkitab umumnya tidak masuk bibliografi.
▶ 2.7 Pengaturan dokumen Word yang lazim

Angka berikut adalah patokan umum Turabian; utamakan pedoman penulisan institusi Anda bila berbeda.

Margin
Patokan lazim:
2,54 cm (1 inci) di keempat sisi; sebagian kampus memakai 4-3-3-3 cm.
Teks utama
Patokan lazim:
Font serif (mis. Times New Roman) 12 pt, spasi ganda.
Catatan kaki
Patokan lazim:
Ukuran 10 pt, spasi tunggal, jarak antarcatatan satu baris kosong atau spasi sesudah paragraf 6–10 pt. Ubah lewat gaya Footnote Text.
Bibliografi
Patokan lazim:
Spasi tunggal dalam satu entri, satu baris kosong antarentri, hanging indent. Ubah lewat gaya Bibliography.
▶ Bab 3 — Instalasi dan Pengaturan Awal
▶ 3.1 Persyaratan
  • Windows 10/11, macOS (versi terbaru yang didukung), atau Linux untuk Reference Manager. Periksa persyaratan terkini di halaman unduh.
  • Untuk Mendeley Cite: Microsoft Word 2016 atau lebih baru, Microsoft 365, atau Word daring.
  • Akun Mendeley (gratis) dan koneksi internet. Mendeley Cite memerlukan koneksi internet dan login.
  • Kebijakan kampus/kantor yang tidak memblokir add-in Office dari toko Microsoft.
▶ 3.2 Membuat akun
  1. Buka mendeley.com dan pilih Create a free account (atau masuk dengan akun Elsevier yang sudah ada).
  2. Isi email, nama, dan kata sandi, lalu verifikasi email bila diminta.
  3. Pilih email yang akan Anda pakai seterusnya; akun yang sama dipakai di Reference Manager, Web Importer, dan Cite.
▶ 3.3 Memasang Mendeley Reference Manager

Windows

  1. Dari situs resmi Mendeley, buka halaman unduh Mendeley Reference Manager.
  2. Unduh pemasang Windows lalu jalankan; ikuti wizard hingga selesai.
  3. Buka aplikasi dan Sign in dengan akun Mendeley.

macOS

  1. Unduh berkas pemasang macOS dari halaman yang sama.
  2. Buka berkas, lalu seret Mendeley Reference Manager ke Applications.
  3. Buka aplikasi (klik kanan → Open bila macOS memberi peringatan pengembang) lalu Sign in.

Linux

Unduh paket Linux yang tersedia di halaman resmi dan ikuti petunjuk di halaman itu. Karena Mendeley Cite khusus Word, pengguna Linux dapat memakai Word daring lewat peramban.

💡 Tips

Setelah login pertama, biarkan aplikasi menyinkronkan library. Bila Anda punya library dari Mendeley Desktop lama, ikuti petunjuk impor pada saat login pertama (menu Add new → Import library atau yang setara).

▶ 3.4 Memasang Mendeley Web Importer
  1. Dari situs Mendeley, buka halaman Web Importer dan pilih peramban Anda (Chrome, Firefox, Edge, dsb.).
  2. Pasang ekstensi dari toko ekstensi peramban.
  3. Sematkan ikon Mendeley di bilah alat dan Sign in bila diminta.
▶ 3.5 Memasang Mendeley Cite untuk Word

Ada dua jalur. Pilih salah satu.

Jalur A — dari Reference Manager

  1. Di Reference Manager buka menu Tools dan pilih Install Mendeley Cite for Word (nama persis dapat berbeda).
  2. Ikuti arahan; Word akan membuka halaman add-in.
  3. Klik Add/Get it now lalu setujui pemasangan.

Jalur B — dari Word

  1. Buka Word → tab Insert → Get Add-ins (atau Add-ins → Store).
  2. Cari Mendeley Cite.
  3. Klik Add, lalu tutup dan buka kembali Word bila diminta.

Setelah terpasang, tombol Mendeley Cite muncul di pita Word (umumnya pada tab References atau Home). Klik untuk membuka panel di sisi kanan, lalu Sign in dengan akun Mendeley.

⚠️ Perhatian

Jika add-in tidak dapat dipasang di komputer kampus atau kantor, kebijakan IT kemungkinan memblokir add-in dari toko Office. Hubungi administrator, atau gunakan Word di komputer pribadi.

▶ 3.6 Pengaturan awal yang disarankan
  • Sinkronisasi: biarkan aktif agar library tersedia di semua perangkat dan dapat diakses Mendeley Cite.
  • Folder pengawasan/organizing files: bila tersedia pada versi Anda, atur agar berkas PDF tersimpan rapi dan konsisten.
  • Kuota penyimpanan: akun gratis memiliki kuota terbatas; periksa kuota di akun Anda dan hindari menyimpan berkas yang tidak perlu.
▶ Bab 4 — Memasang Gaya Turabian 9 (Full Note)
▶ 4.1 Mencari gaya di dalam Mendeley Cite
  1. Buka dokumen Word dan klik tombol Mendeley Cite hingga panel terbuka dan Anda login.
  2. Di bagian atas panel, cari kotak/menu Citation style dan klik.
  3. Ketik Turabian pada pencarian gaya.
  4. Pilih Turabian 9th edition (full note) dan klik untuk menerapkannya.
▶ 4.2 Bila gaya tidak ditemukan: tambahkan lewat URL

Mendeley Cite memakai berkas gaya CSL yang sama dengan Zotero. Jika Turabian 9 tidak muncul dalam daftar:

  1. Buka zotero.org/styles di peramban dan cari “Turabian”.
  2. Buka halaman Turabian 9th edition (full note); salin alamat tautan berkas gaya (URL berkas .csl) dari halaman itu.
  3. Di Mendeley Cite, buka menu Citation style → pilih opsi untuk menambah gaya lain/gaya kustom (Add custom style atau sejenisnya).
  4. Tempel URL berkas CSL tadi, lalu konfirmasi. Gaya muncul dalam daftar dan dapat dipilih.
ℹ️ Catatan

Label menu dan cara memasukkan URL dapat berbeda antar versi Mendeley Cite. Bila Anda tidak menemukan opsi “gaya kustom”, cari tanda Citation style → More/Search more styles atau lihat pusat bantuan Mendeley.

Nama gaya pada repositori dapat diperbarui. Bila nama persisnya berbeda, pilih gaya Turabian edisi ke-9 dengan sistem catatan kaki (full note).

▶ 4.3 Memastikan sitasi menjadi catatan kaki

Gaya “full note” adalah gaya berbasis catatan, sehingga Mendeley Cite akan menaruh sitasi sebagai footnote. Sisipkan satu sitasi uji. Jika sitasi muncul di badan teks dalam tanda kurung, berarti gaya yang aktif bukan gaya catatan kaki; ganti gayanya.

▶ Bab 5 — Memasukkan Referensi ke Mendeley
▶ 5.1 Mengenal antarmuka Reference Manager
  • Panel kiri: All References, Recently Added, Favorites, Collections, Groups, Notebook, Trash.
  • Panel tengah: daftar referensi.
  • Panel kanan: detail referensi dan pembaca PDF.
▶ 5.2 Dari halaman web — Web Importer
  1. Buka halaman buku atau artikel (katalog perpustakaan, situs penerbit atau jurnal).
  2. Klik ikon Mendeley Web Importer.
  3. Pilih referensi yang ingin disimpan dan klik Add to library (atau pilih collection tujuan bila tersedia).
  4. Periksa hasilnya di Reference Manager; data dari web sering tidak lengkap.
▶ 5.3 Dari berkas PDF
  1. Di Reference Manager klik Add new → Add file(s) from computer (atau seret PDF ke jendela).
  2. Mendeley mencoba membaca metadata dari PDF.
  3. Buka entri baru dan periksa serta lengkapi judul, penulis, penerbit, kota, dan tahun. Hasil pembacaan otomatis pada buku lama dan PDF hasil pindai sering salah.
▶ 5.4 Input manual dan lewat identifier
  1. Klik Add new → Add entry manually.
  2. Pilih jenis referensi (Book, Book Section, Journal Article, Thesis, Web Page, dst.).
  3. Bila tersedia kolom pencarian identifier (DOI/ISBN) pada versi Anda, masukkan DOI/ISBN agar sebagian data terisi otomatis; bila tidak, isi manual.
  4. Isi field sesuai tabel pada Bab 5.5 lalu simpan.
▶ 5.5 Field penting untuk Turabian
Book
Field yang perlu diisi:
Authors, Title, Series, Volume, Edition, City, Publisher, Year
Catatan:
Subjudul ditulis pada Title setelah titik dua. Isi Series untuk seri tafsir bila field tersedia.
Book Section
Field yang perlu diisi:
Authors (penulis bab), Title, Book title, Editors, Pages, City, Publisher, Year
Catatan:
Untuk kamus/ensiklopedia/bunga rampai.
Journal Article
Field yang perlu diisi:
Authors, Title, Journal/Publication, Volume, Issue, Pages (rentang), Year, DOI
Catatan:
Halaman kutipan diisi saat menyisipkan sitasi.
Thesis
Field yang perlu diisi:
Authors, Title, Type, University, City, Year
Catatan:
Isi Type dengan istilah seperti “Tesis M.Th.”.
Web Page
Field yang perlu diisi:
Title, Website, Date, URL, Accessed
Catatan:
Isi Accessed bila halaman tidak bertanggal.
ℹ️ Catatan

Daftar field yang tampil bergantung pada jenis referensi dan versi aplikasi. Bila sebuah field (mis. Series atau Editors) tidak terlihat, cari tombol untuk menampilkan field tambahan (mis. Show more fields) pada form referensi.

▶ Bab 6 — Mengelola dan Merapikan Library
▶ 6.1 Collection

Buat collection dari bagian Collections di panel kiri (tombol + atau New collection). Contoh: satu collection per tesis, mata kuliah, atau bahan khotbah. Satu referensi dapat berada di beberapa collection. Menghapus referensi dari collection tidak menghapusnya dari library.

▶ 6.2 Favorit, tag, dan Notebook
  • Favorites: tandai referensi utama dengan bintang untuk akses cepat.
  • Tags: tambahkan kata kunci (mis. Kristologi, Markus) pada entri.
  • Notebook: catatan bebas, dapat ditautkan dengan anotasi PDF.
▶ 6.3 Membaca PDF dan anotasi
  1. Klik dua kali entri atau lampiran PDF untuk membuka pembaca bawaan.
  2. Gunakan Highlight dan Note untuk menandai dan mencatat.
  3. Anotasi tersimpan di library dan tersinkron.
⚠️ Perhatian

Nomor halaman PDF tidak sama dengan nomor halaman cetak buku. Pada catatan kaki, pakai nomor halaman cetak. Catat nomor cetak pada anotasi/catatan saat membaca.

▶ 6.4 Nama penulis dan bahasa judul
  • Isi nama penulis dengan benar: nama belakang dan nama depan pada kolom terpisah, dan jaga urutan penulis sesuai halaman judul.
  • Lembaga, atau nama tunggal yang tidak boleh dibalik, perlu dicek hasilnya pada pratinjau sitasi. Jika Mendeley membalik nama tunggal secara keliru, isi seluruh nama pada kolom belakang dan kosongkan nama depan (lalu periksa hasilnya).
  • Kapitalisasi judul Indonesia. Gaya Chicago/Turabian menerapkan huruf kapital gaya judul bahasa Inggris. Pada judul Indonesia, kata penghubung seperti “dan”, “di”, “yang” dapat berubah menjadi huruf kapital (“Teologi Dan Misi”). Bila versi Mendeley Anda memiliki field Language, isi dengan id pada referensi berbahasa Indonesia dan uji hasilnya. Bila field itu tidak tersedia atau tidak berpengaruh, uji satu referensi lebih dulu dan pertimbangkan pilihan pada kotak di bawah.
⚠️ Perhatian

Jika judul Indonesia pada catatan kaki berubah kapital secara keliru dan tidak dapat diperbaiki lewat pengaturan Mendeley, jangan mengedit manual satu per satu di Word. Pertimbangkan memakai Zotero untuk proyek dengan banyak sumber berbahasa Indonesia (manual Zotero tersedia terpisah) atau tanyakan dosen apakah penyesuaian dapat dilakukan pada tahap akhir.

▶ 6.5 Duplikat

Gunakan fitur pengecekan duplikat pada Reference Manager (cari menu Check for duplicates atau yang setara pada versi Anda), lalu gabungkan entri ganda. Duplikat yang tidak digabung dapat membuat sumber yang sama dihitung dua kali sehingga Ibid. dan nota ringkas tidak muncul dengan benar.

▶ 6.6 Grup

Anda dapat membuat grup privat untuk berbagi referensi dengan tim atau kelas. Anggota grup melihat referensi dan dapat memakainya di Mendeley Cite.

▶ 6.7 Ekspor, impor, dan cadangan
  • Ekspor: pilih referensi → Export → format RIS/BibTeX.
  • Impor: Add new → Import library (atau yang setara) untuk memasukkan berkas RIS/BibTeX, termasuk hasil ekspor dari Zotero.
  • Lakukan ekspor berkala sebagai cadangan, karena data Anda berada di layanan daring.
▶ Bab 7 — Menyisipkan Catatan Kaki di Word dengan Mendeley Cite
▶ 7.1 Mengenal panel Mendeley Cite

Panel Mendeley Cite menampilkan library Anda, kotak pencarian, daftar referensi, dan tombol untuk menyisipkan sitasi serta bibliografi. Di bagian atas ada pemilih Citation style.

▶ 7.2 Memilih gaya
  1. Buka panel Mendeley Cite dan pastikan sudah login.
  2. Pada Citation style, pilih Turabian 9th edition (full note) (Bab 4).
  3. Gaya berlaku untuk seluruh dokumen. Anda dapat mengganti gaya kapan saja; sitasi diperbarui otomatis.
▶ 7.3 Menyisipkan catatan kaki pertama
  1. Letakkan kursor di akhir kalimat/kutipan, setelah tanda baca.
  2. Di panel, cari referensi (nama penulis atau judul) lalu centang referensi itu.
  3. Klik Insert citation (atau tombol sejenis di panel). Sitasi masuk sebagai catatan kaki bernomor otomatis dalam format Turabian lengkap.
▶ 7.4 Menambahkan nomor halaman
  1. Klik sitasi yang sudah ada di catatan kaki.
  2. Di panel pilih Edit citation (ikon pensil atau tombol serupa).
  3. Isi kolom Page dengan halaman yang dikutip (mis. 45 atau 45–46), lalu konfirmasi.
💡 Tips

Pada Turabian nomor halaman ditulis tanpa “p.”. Gunakan nomor halaman cetak, bukan nomor halaman penampil PDF.

Bila Mendeley Cite pada versi Anda menyediakan prefix dan suffix, pakai untuk kata pengantar (“See”) atau keterangan tambahan; bila tidak, tulis komentar di catatan kaki Word biasa (7.6).

▶ 7.5 Beberapa sumber dalam satu catatan kaki

Centang lebih dari satu referensi sebelum menekan Insert citation; semuanya masuk dalam satu catatan kaki dan dipisah titik koma. Ingat aturan Bab 2.4: catatan yang memuat dua sumber tidak dapat diikuti Ibid.

▶ 7.6 Ibid. dan nota ringkas

Anda tidak perlu mengetik Ibid. Sisipkan sitasi seperti biasa, dan gaya akan menghitungnya:

  • Kutipan pertama dari sebuah sumber → nota lengkap.
  • Kutipan berikutnya yang tidak berurutan → nota ringkas.
  • Kutipan berurutan dari sumber yang sama → Ibid. atau Ibid., 47.
⚠️ Perhatian

Jangan mengetik langsung di dalam teks sitasi pada catatan kaki; perubahan itu dapat hilang saat pembaruan. Untuk komentar diskursif, tulis teks Anda di luar area sitasi pada catatan kaki yang sama, atau buat catatan kaki Word biasa. Bila Anda menghapus, memindah, atau menambah catatan kaki, klik Refresh pada panel Mendeley Cite agar Ibid. dihitung ulang.

▶ 7.7 Membuat bibliografi
  1. Di akhir dokumen ketik judul Bibliografi (atau “Daftar Pustaka”) pada baris tersendiri.
  2. Pada baris berikutnya klik Insert bibliography di panel Mendeley Cite.
  3. Bibliografi memuat sumber yang dikutip, urut alfabetis.
  4. Atur gaya paragraf Bibliography di Word bila perlu (spasi tunggal, hanging indent).
▶ 7.8 Mengubah, menghapus, dan memperbarui sitasi
  • Mengubah: klik sitasi → Edit citation pada panel.
  • Menghapus: hapus teks sitasi di catatan kaki dan nomor catatan di badan teks.
  • Memperbarui: gunakan tombol Refresh pada panel setelah perubahan library atau urutan catatan.
▶ 7.9 Membagikan dokumen
  • Penerima .docx tanpa Mendeley Cite tetap melihat teks sitasi tetapi tidak dapat mengelolanya.
  • Untuk berkas final, kirim PDF.
  • Bila harus mengirim .docx tanpa tautan Mendeley, buat salinan dokumen lalu lepas tautan sitasi pada salinan itu (cari opsi seperti Remove links/Unlink citations pada menu panel Mendeley Cite). Tindakan ini tidak dapat dibatalkan, jadi jangan lakukan pada berkas kerja utama.
▶ Bab 8 — Verifikasi Ibid. dan Pemecahan Masalah
▶ 8.1 Uji cepat Ibid.
  1. Buka dokumen kosong, pilih gaya Turabian 9 (full note).
  2. Sisipkan sitasi sumber A, halaman 10.
  3. Pada catatan kaki berikutnya, sisipkan sumber A, halaman 12.
  4. Pada catatan ketiga, sisipkan sumber B.
  5. Pada catatan keempat, sisipkan sumber A, halaman 15.

Hasil yang benar: catatan 1 lengkap; catatan 2 “Ibid., 12.”; catatan 3 lengkap; catatan 4 nota ringkas. Bila catatan 2 tidak menjadi Ibid., gaya yang aktif memakai nota ringkas tanpa Ibid.

▶ 8.2 Bila Ibid. tidak muncul
  1. Pastikan gaya aktif adalah Turabian 9th edition (full note), bukan gaya author-date atau Chicago varian nota ringkas.
  2. Cari di zotero.org/styles varian Chicago/Turabian yang menyebut “ibid”, tambahkan lewat URL (Bab 4.2), dan ulangi uji 8.1.
  3. Pastikan tidak ada duplikat pada referensi yang sama dan bahwa catatan 1 dan 2 berurutan serta masing-masing hanya memuat satu sumber.
  4. Bila tetap tidak berhasil, pakai nota ringkas (yang justru dianjurkan Turabian 9) dan konsultasikan dengan dosen, atau pertimbangkan Zotero. Sebagai jalan terakhir, setelah dokumen benar-benar final, buat salinan, lepas tautan sitasi, lalu ganti nota ringkas berurutan menjadi “Ibid.” secara manual. Cara ini rawan salah; lakukan hanya pada salinan akhir.
▶ 8.3 Tabel masalah umum
Tombol Mendeley Cite tidak muncul di Word
Penyebab/Solusi:
Pasang ulang dari Word (Insert → Get Add-ins) atau dari menu Tools di Reference Manager; mulai ulang Word.
Panel Cite terus meminta login
Penyebab/Solusi:
Keluar lalu masuk lagi; periksa koneksi internet; coba hapus cache peramban bila memakai Word daring; pakai akun yang sama dengan Reference Manager.
Referensi baru tidak muncul di panel Cite
Penyebab/Solusi:
Pastikan Reference Manager menyelesaikan sinkronisasi; tunggu lalu muat ulang panel.
Gaya Turabian tidak ditemukan
Penyebab/Solusi:
Tambahkan lewat URL berkas CSL (Bab 4.2).
Sitasi tampil sebagai teks di badan, bukan catatan kaki
Penyebab/Solusi:
Gaya aktif bukan gaya catatan; pilih Turabian 9 (full note).
Judul Indonesia berubah kapital
Penyebab/Solusi:
Lihat Bab 6.4; isi field Language bila tersedia.
Nomor halaman salah
Penyebab/Solusi:
Gunakan nomor halaman cetak; edit lewat Edit citation.
Data referensi salah (tahun, penerbit)
Penyebab/Solusi:
Edit di Reference Manager; lalu klik Refresh di Word.
Add-in diblokir
Penyebab/Solusi:
Kebijakan IT; hubungi administrator atau pakai komputer pribadi.
▶ Bab 9 — Daftar Periksa dan Sumber Tambahan
▶ 9.1 Daftar periksa sebelum menyerahkan tulisan
  • Gaya dokumen: Turabian 9th edition (full note) dan sitasi tampil sebagai catatan kaki.
  • Setiap sumber memiliki penulis, judul, kota, penerbit, tahun yang lengkap dan benar.
  • Duplikat sudah digabung.
  • Halaman pada catatan kaki adalah nomor halaman cetak.
  • Uji Ibid.: urutan lengkap → Ibid. → nota ringkas berjalan benar.
  • Bibliografi sudah dibuat dan di-Refresh, urut alfabetis, memakai hanging indent.
  • Teks Alkitab tidak masuk bibliografi dan ditulis sesuai pedoman kampus.
  • Font dan spasi catatan kaki/bibliografi sesuai pedoman institusi.
  • Cadangan dokumen dan ekspor library (RIS/BibTeX) sudah dibuat.
▶ 9.2 Sumber resmi
  • mendeley.com — unduhan dan informasi resmi Mendeley.
  • Pusat bantuan Mendeley (Elsevier) — panduan resmi dan pemecahan masalah, dapat dicari dari situs mendeley.com.
  • zotero.org/styles — repositori berkas gaya CSL (termasuk Turabian) yang dapat dipakai Mendeley Cite.
  • Buku A Manual for Writers of Research Papers, Theses, and Dissertations (Turabian, edisi ke-9) dan pedoman penulisan institusi Anda sebagai rujukan akhir aturan sitasi.
ℹ️ Catatan

Manual ini adalah panduan teknis penggunaan perangkat lunak. Bila hasil perangkat lunak berbeda dari pedoman penulisan kampus atau arahan dosen pembimbing, pedoman kampus dan dosen yang menentukan.

Panduan Mendeley — Turabian 9 (Full Note) dengan Ibid.
Exit mobile version